by

Siapa Aktor Kuat, Pengaturan Skor Yang Dimaksud Herry Kiswanto

Siapa Aktor Kuat, Pengaturan Skor Yang Dimaksud Herry Kiswanto

BeritaJunior.com – Pada kali ini team BeritaJunior akan membahas Siapa Aktor Kuat, Pengaturan Skor Yang Dimaksud Herry Kiswanto. Dia mengatakan ketakukan dengan dugaan pengaturan skor di Liga 1 dan Liga 2 saat ini. Dia menilai match fixing kian mengerikan karena ada aktor yang tak tersetuh.

Sapaan karib Herry Kiswanto pernah dihukum seumur hidup setelah kasus sepakbola gajah PSS Sleman PSIS Semarang di Divisi Utama Pada 2015. Saat itu dia menjadi pelatih PSS.

Dalam prosesnya, hukuman Herkis dicabut dengan pemutihan lewat Komisi Disiplin PSSI. Tiga tahun berselang dan setelah Herkis bsai beraktivitas di sepakbola lagi, Herkis tak tahu sosok yang menjadi aktor pengaturan skor.

Sekarang Kasus pengaturan skor kembali keluar dan semakin bersar di Liga 1 dan Liga 2. Herkis tak habis mengert.  Dia mengungkapkan dalam Mata Najwa di Trans7.

“Ini aneh. Ini malah tambah seram. Tadi diskusi setelah melihat tayangan (PS Mojokerto Putra dan Aceh United) begitu sedihnya. Oh, ternyata ada yang lebih hebat (otak pengaturan skor),” kata Herkis.

“Saya tidak tahu sampai sekarang (Aktor utama pengaturan skor PSS Sleman dan PSIS). Saya pernah dipanggil oleh Kemenpora, saya sudah ketemu. Di situ juga diceritakan, ini yang kaitannya pengatur-pengaturnya. Saya sampai miris, merinding,” ujar dia.

Herkis dan pemain PSS Sleman yang dihukum bahkan sudah melapor kepada kepolisian. Mereka didampingi pengacara. Tapi, kasus tak berujung.

“Komdisnya waktu itu Pak Hinca Panjaitan dan aneh waktu itu, sebetulnya. Waktu kejadian itu awlanya bukan saya yang dihukum. PSIS dan PSS Sleman degradasi ke Liga Nusantara. Satu minggu atau beberapa hari kemudian dipanggil lagi, PSS dihukum lagi, saya dibilang,”Pak Herry tidak kooperatif dengan PSSI,” ujar Herkis.

“Waktu itu pengacara juga yang ingin membantu saya dan para pemain. Saya juga diberi penjelasan dan melaporkan tapi berhenti di situ saja. Makanya, saya kecewa, saya down. Dulu saya perah berbuat sesuatu kepada negara, kok sekarang saya disepelekan,” ujar Herkis yang masuk dalam Timnas Indonesia di SEA Games 1987 yang meraih medali emas.

News Feed