by

Mohamed Salah Jadi Inspirasi Baru Masyarakat Negara Arab

Mohamed Salah Jadi Inspirasi Baru Masyarakat Negara Arab

Berita Bola – Para pengguna media sosial di Mesir bereaksi dengan penuh kebanggan setelah pemain depan Liverpool Mohamed Salah menjadi pemain asal Mesir pertama yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) tahun 2017-2018. Mohamed Salah Jadi Inspirasi Baru Masyarakat Negara Arab

Mohamed Salah Jadi Inspirasi Baru Masyarakat Negara Arab

PFA memilihnya dengan pertimbangan antara lain, ia mencetak 31 gol di Liga Primer selama musim kompetisi ini dan masih ada tiga pertandingan tersisa.

“Ini merupakan suatu kehormatan, terutama karena yang memilihnya adalah para pemain. Saya senang dan bangga,” kata pemain nasional Mesir itu.

Mohamed Salah atau disingkat Mo Salah, 25, menyingkirkan Kevin de Bruyne, Harry Kane, Leroy Sane, David Silva dan David de Gea dalam seleksi pemain terbaik.

Foto Firaun

Sontak kabar tersebut menjadi berita utama di koran-koran Mesir dan tagar “legenda Mohamed Salah” dibagi lebih dari 25.000 setelah pengumuman PFA.

Akris Mesir Rasha Mahdi adalah salah satu pengguna media sosial yang mengunggah foto Salah sebagai Firaun.

Pemain yang oleh para pendukung Liverpool dijuluki `Raja Mesir` itu menjadi ikon nasional di Mesir. Salah satu prestasinya yang paling dikenal adalah ketika ia mencetak gol penalti pada menit ke-95 ketika Mesir melawan Kongo tahun lalu. Gol tahun lalu tersebut membuat Mesir lolos kualifikasi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1990.

Jalan-jalan di Mesir dinamakan dengan Mohamed Salah. Demikian juga dengan sebuah sekolah di Kota Basyoun, kota kelahirannya.

Ia juga diterima secara khusus oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada Januari lalu.

Ucapan selamat mengalir

Presiden al-Sisi pertama kali dipilih sebagai presiden pada Mei 2014, sekitar satu tahun setelah ia menyingkirkan Presiden Mohammed Morsi dari Ikhwanul Muslimin melalui perebutan kekuasaan. Organisasi itu sekarang dilarang di Mesir.

Namun kubu-kubu politik yang bertentangan itu sama-sama memberikan ucapan selamat kepada pemain sepak bola Mesir itu. Sosok-sosok yang mendukung pemerintah maupun para pendukung Ikhwanul Muslimin tak segan-segan menyampaikan dukungan.

Seorang aktivis pro Ikhwanul Muslimin, Haytham Abokhalil, misalnya, mengatakan bahwa penghargaan yang diterima Salah “memberikan rasa percaya diri kepada kaum muda bahwa mereka dapat menjadi yang terbaik jika mempunyai peluang dan kemungkinan yang memadai”.

Sejumlah lembaga pemerintah telah mengeluarkan pernyataan berupa ucapan selamat kepada Salah, termasuk Kementerian Luar Negeri. Seorang juru bicaranya mengatakan Salah adalah “sumber kebanggaan nasional dan kebahagiaan,” dan ” inspirasi sejati bagi pemuda Mesir dan Afrika”.

Mortada Mansour, bos klub sepak bola Zamalek, yang bermain di Liga Primer Mesir, menyayangkan bahwa salah seorang pendulunya menolak kesempatan untuk mengontrak Salah pada tahun 2011.

Adapun aktivis politik Mahmoud Mohamed menuturkan bahwa perjuangan yang dialami Salah pada awal kariernya menunjukkan tekadnya.

“Mohamed [Salah] bertahan dan berjuang.” Demikian bunyi twitnya.

“Ia mengalami satu atau dua kemunduran dan tidak menyerah. Ia telah mewujudkan mimpinya.”

Keberhasilan Mo Salah bergema di bagian-bagian lain di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Namanya menjadi tren di internet.

Banyak pengguna Twitter memandang penghargaan PFA itu sebagai sumber kebanggan bukan hanya bagi Mesir tetapi juga bagi seluruh dunia Arab.

Penyanyi Lebanon Yara membagi foto Salah mengangkat trofi dengan mengatakan “selamat kepada Mesir dan semua orang Arab”.

News Feed